Loading...

Kimia Air | Kimia Pangan dan Gizi

Kimia Air dalam Kimia pangan dan Gizi. Sebuah molekul air terdiri dari sebuah atom oksigen yang berikatan secara kovalen dengan dua atom hidrogen. Hidrogen dan Oksigen mempunyai daya padu yang sangat besar. Keunikan air terjadi karena adanya ikatan pemadu pada kedua unsurnya.  Rangkaian jarak atom-atomnya mirip kunci yang masuk kelubangnya, cocok dan begitu sempurna. Inilah yang mneyebabkan air tergolong sebagai senyawa paling mantap di alam semesta.

Ikatan Kinia air terdiri dari 2 jenis, yaitu:
  1. Ikatan Kovalen
  2. Ikatan antarmolekul
Ato-atom dalam molekul air membentuk ikatan kinia yang sangat kuat yang hanya bisa dipecahkan/diuraikan oleh zat perantara yang paling agresif seperti energi listrik atau zat kimia seperti logam kalium.

Kimia air sebenarnya sangat sederhana, dimana sebuah atom oksigen mempunyai sebuah inti dengan delapan proton, kulit elektron bagian dalam berisi dua elektron, kulit elektron bagian luar berisi enam elektron sehingga masih kekurangan 2 elektron lagi. Sedang sebuah atom Hidrogen mempunyai kulit elektron tunggal disekeliling intinya yang hanya berisi 1 eletron, jadi masih belum penuh dan kekurangan 1 ektron lagi. Karena sama-sama membutuhkan tambahan elektron di kulit terluarnya, Oksigen dan Hidrogen akhirnya bergabung dan saling berbagi elektron. Karena Oksigen membutuhkan 2 tambahan elektron dan Hidrogen membutuhkan 1 tambahan elektron maka Oksigen dan hidrogen bergambung dan saling meminjamkan elektronnya melalui suatu ikatan yang disebut ikatan kovalen.

Bila dua atom Hidrogen bersenyawa dengan satu atom Oksigen, maka molekul yang dihasilkan akan berat sebelah dengan kedua atom Hidrogen melekat disatu atom Oksigen dengan sudut 104,5*. Posisi yang seperti ini mirip sekali dengan dua telinga kelinci. Ikatan Kovalen yang terjadi pada molekul air memberikan sifat dasar air yang paling penting yaitu kemampuan air berfungsi sebagai pelarut.

Dengan mengetahui Kimia air kita akan tahu penyebab sifat sifat dasar air yang begitu universal. Seperti kenapa air dapat menjadi pelarut dan lain sebagainya. Semoga bermanfaat.
Bagikan :
Loading...
Back To Top